Kadang harapan berbanding terbalik dengan kenyataan, dan
sayangnya, diri ini ga bisa menerima
dengan mudahnya kenyataan yang ada. Andaikan aku berhati besar, andai
saja aku bisa mensugest pikiran ini agar lebih tenang dan lebih jernih dalam
berfikir.
![]() |
Aku benci keadaan seperti ini, aku benci ketika melihat
diriku tak lagi bersemangat, aku benci ketika semua yang aku fikirkan hanyalah
sia-sia, aku benci ketika aku hanya bisa diam tanpa melakukan apa-apa, aku
benci dengan diriku yang hanya bisa menunggu waktu. Sampai kapan aku seperti
ini? Sampai kapan semua rasa ini bersarang dalam tubuh dan pikiranku? Sampai
kapan aku bisa menyelesaikan berbagai macam masalahku dengan cara yang aku
punya? Yaa… Tak bisa kupungkiri lagi, aku memang masih anak-anak, aku belum
dewasa, bahkan beranjak dewasa pun aku belum. Apa lagi yang aku tunggu? Apalagi
yang aku harapkan untuk menjadi kenyataan? Apa lagi? Hati ini ga bisa
menjawabnya, entah kenapa, lagi lagi aku hanya menemukan diriku dalam diam,
diam yang entah sampai kapan aku dapat merubahnya dengan tindakan. Ya
tuhaaaaaaan.. …aku butuh cahayamu, aku butuh bimbinganmu, aku benar-benar membutuhkan
mu dalam semua proses hidupku. Rasanya
jalanku terhenti, entah karena ada pengahalang atau diriku lah yang
memberentikan semuanya.
sebenernya "in this life , you gotta believe the impossible!"

suka ini
BalasHapusMakasi :)
BalasHapuscukup sampai disini ajj..
BalasHapusbenci itu bikin kulit lbh cepat mengkerut
hmmm