Rabu, 09 Januari 2013

Aku Benci, Sampai Kapan Aku Seperti ini? Lalu Apalagi?


        Kadang harapan berbanding terbalik dengan kenyataan, dan sayangnya, diri ini ga bisa menerima  dengan mudahnya kenyataan yang ada. Andaikan aku berhati besar, andai saja aku bisa mensugest pikiran ini agar lebih tenang dan lebih jernih dalam berfikir.

        Aku benci keadaan seperti ini, aku benci ketika melihat diriku tak lagi bersemangat, aku benci ketika semua yang aku fikirkan hanyalah sia-sia, aku benci ketika aku hanya bisa diam tanpa melakukan apa-apa, aku benci dengan diriku yang hanya bisa menunggu waktu. Sampai kapan aku seperti ini? Sampai kapan semua rasa ini bersarang dalam tubuh dan pikiranku? Sampai kapan aku bisa menyelesaikan berbagai macam masalahku dengan cara yang aku punya? Yaa… Tak bisa kupungkiri lagi, aku memang masih anak-anak, aku belum dewasa, bahkan beranjak dewasa pun aku belum. Apa lagi yang aku tunggu? Apalagi yang aku harapkan untuk menjadi kenyataan? Apa lagi? Hati ini ga bisa menjawabnya, entah kenapa, lagi lagi aku hanya menemukan diriku dalam diam, diam yang entah sampai kapan aku dapat merubahnya dengan tindakan. Ya tuhaaaaaaan.. …aku butuh cahayamu, aku butuh bimbinganmu, aku benar-benar membutuhkan mu dalam  semua proses hidupku. Rasanya jalanku terhenti, entah karena ada pengahalang atau diriku lah yang memberentikan semuanya.

sebenernya "in this life , you gotta believe the impossible!"

3 komentar: