Kamis, 08 Desember 2011

Buku Biografi Steve Jobs Mendunia

San Francisco: Buku biografi resmi mendiang penemu Apple berjudul "Steve Jobs" ditetapkan sebagai buku terlaris selama 2011 oleh situs penjual online Amazon.com. Buku karya penulis Walter Isaacson itu melesat ke puncak daftar tersebut pada Selasa (6/12) hanya dalam kurun waktu dua bulan setelah dirilis akhir Oktober lalu.

Namun, Amazon belum membeberkan data total penjualan buku tersebut. Menurut data terbaru Nielson BookScan, buku Jobs itu telah terjual sekitar 383.000 kopi saat pekan pertama perilisan di Amerika Serikat. Tak hanya itu, biografi itu juga memecahkan rekor di beberapa pasar internasional.

Di Brasil, buku Jobs ini menjadi buku elektronik terlaris. Di Taiwan, total orang yang melakukan pre-order buku ini juga melampaui penjualan buku terlaris sebelumnya. Bahkan, Sony Pictures pun tertarik membeli hak buku Jobs tersebut untuk dijadikan sebuah film layar lebar. 

Aaron Sorkin, penulis naskah peraih Oscar dan Emmy Award, juga telah ditugaskan untuk menulis naskah filmnya. Noah Wyle, yang pernah memerankan tokoh Jobs di film televisi "Pirates of Silicon Valley (1999)", dan aktor ternama George Clooney dikabarkan tengah bersaing untuk merebutkan tokoh ikonik teknologi di film tersebut (reuters)


buku tersebut sudah tersedia di Gramedia, dengan harga Rp.119.000

Selasa, 06 Desember 2011

Gerbong Kereta Jakarta kota - Bogor Mengeluarkan Percikan Api

Jakarta - Ratusan penumpang kereta api ekonomi tujuan Jakarta Kota- Bogor panik berhamburan keluar kereta saat kereta yang ditumpanginya memercikan api di sekitar stasiun Tanjung Barat, Jakarta selatan pada hari ini (06/12).

“Kejadiannya sekira pukul 17.50 WIB, awalnya ada percikan api besar saat kereta mau masuk ke Stasiun Tanjung barat, bahkan sempat terdengar ledakan,” kata seorang penumpang kereta api tersebut, Ary Gumilar .
Ary mengatakan, saat kereta tiba di stasiun Tanjung Barat, penumpang yang berada di atap KRL pun langsung berebut untuk turun. Sedangkan yang di dalam kereta pun ikut berdesak-desakan mencoba keluar karena panic. “kejadiannya di gerbong enam, banyak penumpang terluka karena berebut ingin keluar, malah ada yang lompat dari atas,’ kata Ary.

Belum diketahui penyebab, terbakarnya atap gerbong tersebut, namun diduga kuat penyebabnya karena korsleting listrik. “Kabel listriknya ada yang putus sih,” kata Ary.

Ary menambahkan, hingga saat ini perjalanan kereta api baik dari Jakarta menuju Bogor, maupun, arah sebaliknya terganggu. “Sekarang penumpang terlantar karena hanya satu jalur yang digunakan,” katanya.

Kabel listrik aliran atas di Stasiun Tanjung Barat putus. Akibatnya perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bogor mengalami penghentian sementara. PT Kereta APi Indonesia belum mengetahui kapan perjalanan kereta bisa kembali normal.

Kepala Humas Daerah Operasi (Daop) I PT KAI, Mateta Rizalluhaq membenarkan putusnya kabel listrik atas KRL di Stasiun Tanjung Barat. "Saat ini tim kita tengah mengevakuasi kondisi kabel yang putus," kata Mateta saat dihubungi

Mateta menjelaskan, dampak dari putusnya kabel listrik tersebut keberangkatan KRL diperhentikan untuk sementara. Meski demikian dirinya belum dapat memastikan hingga kapan keberangkatan KRL akan kembali normal. "Untuk sementara kita belum mengetahuinya, masih dalam evakuasi," jelasnya lagi.

Sementara imbas dari kabel KRL yang putus perjalanan KRL dari arah Jakarta menuju Bogor dihentikan untuk sementara. Namun perjalanan dari arah Bogor ke Jakarta lancar. Penghentian perjalanan KRL dari Jakarta ke arah Bogor ini membuat ribuan pengguna jasa angkutan KRL terlantar.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih menyelidiki percikan api yang menimbulkan kepanikan tersebut. (my)

Sabtu, 03 Desember 2011

KAPHAC 32 Punya Cerita

Sejumlah fotografer dari KAPHAC 32 - Kampus Tercinta IISIP Jakarta Photography Club 32 memamerkan 83 karya foto tentang Kepulauan Seribu. Kegiatan digelar di Galeri Fotografi Junalistik Antara, Pasar Baru, Jakarta Pusat, mulai Sabtu (3/12/2011).
 Pameran dibuka pukul 19.00 WIB. Foto-foto yang ditampilkan merupakan representasi keindahan alam serta aktivitas masyarakat Kepulauan Seribu yang diambil dalam kurun waktu tahun 2011 ini.
Salah satu di antaranya adalah eksotisme Pulau Onrust serta potret perjuangan penanaman mangrove. Komunitas tersebut juga menyelenggarakan donasi untuk penanaman mangrove di pulau-pulau yang terancam abrasi.
           Handika Rizki, ketua penyelengara pameran mengatkaan, kesederhanaan hidup orang pulau bisa menjadi teldan bagi masyarakat kota yang cenderung merusak alam. Acara dilengkapi dengan pemutaran film yang bercerita tentang cita-cita anak pulau. Pada hari Minggu (4/12/2011) pukul 13.00 WIB, diselenggarakan seminar bertajuk "Pendokumentasian Perjalanan", dengan narasumber Reynold Sumayku (editor foto National Geographic Indonesia) yang juga kurator pameran foto dan Rini Rahardjanti (penulis buku travel).
Pameran gratis yang akan berlangsung hingga 9 Desember ini didukung Departemen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kepulauan Seribu. Don’t miss it!!


Dijamin setelah balik dari pameran ini, bisa bikin kita berfikir betapa indahnya Indonesia ;))

Kamis, 01 Desember 2011

Resiko IMS (Infeksi Menular Seks) Masih Tinggi

Jakarta, 1 Desember 2011
Masyarakat Indonesia masih berisiko tinggi menderita infeksi menulair HIV/AIDS . kurangnya pengetahuan mengenai penyakit ini, ketidaksengajaan dan ketidakjujuran pasangan,disebut sebut sebagai pemicunya.
IMS menjadi ancaman seksual, masih menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia. Meski sudah memasuki era globalisasi yang menganut system keterbukaan, penduduk di Tanah Air Indonesia masih kekurangan dasar  mengenai kesehatan reproduksi. Selain itu, ketidak sengajaan dan ketidakjujuran  bersama pasangan terkait kehidupan seksual menjadi factor utama penyakit ini terus mengahantui.
Sebuah riset bertajuk “sexual Wellbeing Global Survey” dari Durex mengungkapkan fakta tersebut. Rantajit Das, General Manager  mengutarakan  delapan dari 10 pria dan wanita atau sekitar 82%, lebih membutuhkan informasi AIDS/HIV secara rinci 83% untuk pria dan 82% wanita di Tanah Air. “Hal ini memprihatinkan , karena Indonesia menjadi penyebaran virus AIDS/HIV menjadi sulit.” Sebutnya dalam paparan tersebut, survey di Senayan Arcadia, Jakarta (30/11).
Selain itu 1 dari 5 orang memiliki pasangan (sekitar 21%) tidak tahu bahwa pasangan mereka pernah menderita IMS atau tidak. Tujuh dari Sepuluh orang juga tidak menggunakan kondom terhadap AIDS/HIV , ketika pertama kali berhubungan seks. Hanya 29% pria dan wanita Indonesia yang berada stabil saat berhubungan seks pertama kalinya.
Ditambah lagi jaman sekarang banyaknya anak muda menjalankan pacaran yang tidak sehat, dengan berhubungan seks pra nikah, sebenernya itu resiko tertinggi nya untuk terkena  AIDS/HIV. Sungguh ironis memang, melihat para muda mudi tak lagi merasa asing dengan hubungan badan layaknya suami istri.

JGTC Competition, Diraih Sailendra Sexnet

jazz goes to campus coming soon

Jakarta - Kelompok musik, Sailendra Sexnet, meraih juara pertama JGTC Competition, satu kompetisi musik jazz yang digelar dalam rangkaian acara The 34th Jazz Goes To Campus.

Posisi kedua direbut Mildness, dan tempat ketiga ditempati Revival Generation Project, setelah menyingkirkan delapan peserta yang masuk final round, demikian siaran pers penyelenggara JGTC Exhibition, Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, di Jakarta, Kamis.

Para juri dalam JGTC Competition ini terdiri dari musisi-musisi jazz kawakan seperti Benny Likumahua, Denny Sakrie, dan Sandy Winarta.

JGTC Competition digelar dalam dua tahap, putaran kualifikasi pada 12-13 November di Megaplex Grand Indonesia dan putaran final 26 November di Fountain Area Grand Indonesia.

Pada qualification round yang diikuti 11 band, juga dimeriahkan penampilan Soul of Magnolia, Bard Shuffle, 414 dan 7th Sway, sementara ketika laga final dihibur dengan penampilan Aditya Sofyan, Andre Haridandoyo and Sonic People, Dimas Wibisono and His Mates, serta Fifteen Plus.

Disela JGTC Competition, beberapa musisi jazz ternama seperti Oele Pattiselano, Donny Joeran, Kristian Dharma, dan Dimas Pradipta memberikan klinik jazz gratis kepada semua peserta.

Selian kompetisi jazz, rangkaian JGTC juga diisi dengan acara JGTC Children Workshop yang digagas dengan tujuan mengenalkan musik jazz kepada anak-anak, terutama bagi mereka yang memiliki sedikit kesempatan untuk mempelajari musik jazz.

JGTC pun memilih untuk mengajak anak-anak dari sebuah Komunitas yang bernama Masjid Terminal. JGTC Children Workshop tahun ini yang telah diadakan pada 16 November 2011 di Student Centre FEUI Depok dan diikuti oleh 15 anak dari Masjid Terminal Depok, dikemas sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Peserta menggunakan perkusi dari barang-barang bekas yang sedemikian rupa akan “diracik” oleh musisi jazz senior sekaligus berperan sebagai tutor yaitu Idang Rasyidi, dan dialunkan menjadi musik jazz.

Video dokumentasi para anak-anak yang telah mengikuti workshop ini nantinya akan ditampilkan pula pada festival The 34th  Jazz Goes To Campus. (my)